Showing posts with label indonesia360. Show all posts
Showing posts with label indonesia360. Show all posts

Kuta Beach Update On 01 JUN 2020 - During Corona Outbreak - Bali Kami





BaliKami.com

Kuta Beach, a Balinese tourism icon that was once made a special song by Kuta Bali by Andre Hehanusa, how long did it last suddenly become quiet like a dead city after the Corona outbreak.


Some updates from Bali related to Kuta Beach after the Corona outbreak have been submitted previously. This update is related to Kuta Beach on June 1, 2020, around 20:00, the situation seemed to be crowded, several shops and restaurants had started to open.


There are several spots that we report this time including Beach Walk Mall, Ground Zero Monument, Kuta Market, and Ngurah Rai Underpass.



More about : Bali | Bali Mobile Apps Developer | Bali Software Developer

Spectacular Waves of Water Blow Beach


Water Blow is located in Nusa Dua peninsula location, this location is widely used for making preweding photos and family photos. What is unique in Water Blow is the beach with cliffs and rocks, where the waves are there clashing with rocks to create the beauty and sensation exposed to the sea waves are exciting.

The Water Blow location is behind Grand Hyatt Nusa Dua hotel, and you need to enter the BTDC Nusa Dua area to enjoy this beach. To reach the Water Blow location of the Grand Hyatt Hotel, you will find a large lawn. You just need to follow the path until you find a gate that says "Water Blow".

If you are vacationing in Bali, you can take your time to visit the tourist attractions in Nusa Dua, besides you can see the beauty and uniqueness of Water Blow Nusa Dua you also can feel the spray of sea water that will wet your whole body. Create a fun photography world Water Blow Nusa Dua is a suitable place for you to visit.
#waterblow terletak di lokasi peninsula #NusaDua, lokasi ini banyak digunakan untuk membuat foto preweding dan foto keluarga. Yang unik di #waterblow adalah pantai dengan tebing dan batu karang, dimana ombak yang ada disana berbenturan dengan batu karang sehingga menciptakan keindahan dan sensasi terkena ombak laut yang seru. . Lokasi water blow ada di belakang hotel Grand Hyatt Nusa Dua, dan anda perlu masuk ke kawasan BTDC Nusa Dua untuk menikmati pantai ini.Jika Anda berlibur di Bali, Anda bisa meluangkan waktu anda untuk mengunjungi tempat wisata di Nusa Dua ini, selain anda bisa melihat keindahan dan keunikan Water Blow Nusa Dua anda juga bisa merasakan semprotan air laut yang akan membasahi seluruh tubuh anda. Buat yang senang dunia photography Water Blow Nusa Dua adalah tempat yang cocok buat Anda kunjungi. sumber : ksmtour.com indonesia360.net 28052017.1.1 #indonesia #indonesia360net #indonesia360 #jelajahIndonesia #pesonaIndonesia #wisataBali #nusadua #bali #instanusantara #wisataIndonesia #exploreBali #exploreID #wowfakta
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Brahmavihara-Arama: The Largest Monastery in Bali


Brahmavihara-Arama was founded around 1969 and completed in 1970.
This monastery was built on an area of ​​approximately one hectare and is being expanded for the construction of Borobudur temple in the form of a mini in the south of the monastery. Vihara which is the largest monastery in Bali is outline consists of 5 complexes namely Uposatha Gara, Dharmasala, Stupa, Tree Bodi, Kuti.

In addition, in this vihara complex there are also some Buddha statues that adorn every corner of the garden or room. Among them are two very interesting Buddha statues of Parinirwana statue and Buddha statue as Buddha. Both statues are made of bronze which is coated with gold and is a donation from Thailand and Sri Lanka around 1977.

Brahmavihara-Arama is located in Banjar Tegeha village which belongs to Banjar sub-district, Buleleng district and is about 22 km west of Singaraja or 11 km from Lovina tourist area. From the capital of Denpasar to this monastery takes approximately two hours or about 100 km, through the Denpasar-Bedugul-Singaraja highway.
Brahmavihara-Arama mulai didirikan sekitar tahun 1969 dan selesai tahun 1970. Vihara ini dibangun di atas tanah seluas lebih kurang satu hektar dan sedang diadakan perluasan untuk pembangunan candi Borobudur dalam bentuk mini di sebelah selatan vihara. Vihara ini secara garis besar terdiri dari 5 komplek yaitu Uposatha Gara, Dharmasala, Stupa, Pohon Bodi, Kuti. . Selain itu, di komplek vihara ini terdapat juga beberapa patung Buddha yang menghiasi setiap sudut taman ataupun ruangan. Di antaranya terdapat dua buah patung Buddha yang sangat menarik yaitu patung Parinirwana dan patung Buddha sebagai Buddha. Kedua patung tersebut terbuat dari perunggu yang dilapisi emas dan merupakan sumbangan dari Thailand dan Sri Lanka sekitar tahun 1977. . Sumber : wisatabali.info indonesia360.net 19062017.11.6 #indonesia360 #indonesia360net #infovihara #jelajahVihara #vihara #viharaterunik #viharaterindah #beritavihara #viharaindonesia #pekanbaru #viharapamekasan #indonesia #tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Gitgit Waterfall


In Buleleng district there are 3 waterfalls, namely Sekumpul Waterfall, Munduk and Gitgit waterfall. Gitgit Waterfall is still close to the highway connecting Denpasar, Bedugul and Singaraja.

Gitgit Waterfall Object is perfect for you adventure lovers. At the Gitgit waterfall attractions, you can try adventure tracking with bumpy and uphill trajectory paths that greatly test your adrenaline.

When the trip to the Gitgit Waterfall attractions you will pass the tourist areas in Bedugul such as Bedugul Botanical Gardens and Lake Beratan is famous for the beauty of the lake along with Pura Ulun Danu.

As a tourist attraction is quite popular, facilities in Gitgit Waterfall is quite adequate, as already there is a parking lot vehicles, stalls, and paths to waterfalls that have been arranged neatly, about 20 meters from the waterfall is available bale / wall as a place to relax for tourists.
Di kabupaten buleleng terdapat 3 air terjun, yaitu sekumpul waterfall, munduk dan gitgit waterfall. #Gitgitwaterfall lokasinya masih dekat dengan jalan raya yang menghubungkan denpasar, bedugul dan singaraja. . Saat perjalanan menuju ke objek wisata air terjun gitgit anda akan melewati kawasan wisata di bedugul seperti kebun raya bedugul dan danau beratan yang terkenal dengan keindahan danau beserta pura ulun danu. . Sebagai objek wisata yang cukup populer, fasilitas di #airterjungitgit cukup memadai, seperti sudah terdapat tempat parkir kendaraan, warung, dan jalur menuju air terjun yang sudah ditata rapi, sekitar 20 meter dari air terjun tersedia bale/dinding sebagai tempat bersantai bagi wisatawan. Sumber : brobali.com indonesia360.net 09062017.1.3 #indonesia360net #indonesia360 #indonesia360 #bali #jelajahIndonesia #exploreBali #wisatabali #weekendbali #jalanjalan #petualang #buleleng #singaraja #airterjun
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Unique Facts About Bali Island


Bali Island is famous for its million charms in the eyes of domestic and foreign tourists. If we talk about the beauty of the island of Bali seems endless. Despite its charms that have mesmerized the world, Bali has unique facts that not many people know about. Here are Bali's unique facts:

1. The first time Bali is inhabited

The island of Bali is thought to have been inhabited since 2000 BC by Austronesians and migrants from India and China. This is evidenced by the existence of stone inscriptions in the Village Cekik, Jembrana, West Bali which concluded that Bali does have proximity to the inhabitants of Southeast and East Asia such as the Philippines, Malaysia and Singapore.

2. Native Balinese Names

You will find the names of the original Balinese people the same lot. Yes, it is because of their customs that require to name someone based on the order of siblings in the family. For the first child must have the name Wayan or Putu, second child Made or Kadek, third child Nyoman or Komang and fourth child Ketut.

3. How to Pray the Hindu in Bali

Every day the Balinese will give offerings to the ancestors in the form of flowers, biscuits or candy or money placed on a leaf that has been formed to resemble a box. They put the offerings in the streets, houses, temples, even at the place of selling and in the vehicle. This offering is intended for the gods in the framework of the pleading of salvation and welfare.

4. Bali Begins to Become International Destination

Apparently before Indonesia independence, Bali has become a popular destination. One proof is the work of Margaret Mead-Gregory Bateston, Miguel Covarrubias Walter Spies, and Collin PcPhee. They made bali more known thanks to works published in 1930.

berlibur ke bali merupakan impian semua orang, berikut adalah fakta fakta tentang bali yang mungkin belum anda ketahui : . 1. Anda akan menemukan nama orang Bali asli banyak sekali yang sama. Ya, ini dikarenakan oleh adat istiadat mereka yang mengharuskan menamakan seseorang berdasarkan urutan saudara di dalam keluarga. Untuk anak pertama harus memiliki nama Wayan atau Putu, anak kedua Made atau Kadek, anak ketiga Nyoman atau Komang dan anak keempat Ketut. . 2. Panggilan untuk pria disebut Bli dan wanita Gek (untuk wanita lebih muda) Mbok (untuk wanita lebih tua). . 3. Setiap hari orang Bali akan memberikan sajen untuk para leluhur berupa bunga, biskuit atau permen atau uang yang ditaruh di atas janur yang telah dibentuk menyerupai kotak. Mereka menaruh persembahan tersebut di jalan, rumah, pura, bahkan di tempat berjualan dan di dalam kendaraan. Persembahan ini ditujukan untuk para dewa dalam rangka permohonan keselamatan dan kesejahteraan. . 4. Turis mancanegara yang berkunjung ke Bali menurut data statistik terakhir mencapai 5 juta orang. . 5. Ketika Anda menjemur pakaian dalam di Bali, Anda dianjurkan tidak menaruhnya di tiang paling atas yang melebihi kepala. . 6. Apabila Anda seorang wanita dan sedang mengalami menstruasi, Anda dilarang masuk ke dalam pura atau tempat-tempat wisata yang dianggap suci karena dianggap sedang berada dalam keadaan kotor. . Sumber : vill-bali.com indonesia360.net 24062017.5.4 . #indonesia360 #indonesia360net #indonesia #wowfakta #fakta #kamuharustau #faktaIndonesia #bali
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

9 Balinese Dance Crowned World Heritage by UNESCO.


The Balinese dance has an ever-continuing element of history given to its ancestors and has no controversy. Balinese dances also always honor for the cooperation of a community.

Through the 10th Session of the Non-Object Cultural Heritage Committee held in Namibia 2015, there are 9 traditional Balinese dance designated as Non-Object Heritage by UNESCO. The nine dances are classified as Sacred Dance, Semi-Sacred, and Entertainment Dances. Here is a brief description of the 9 dances:

1. Rejang


Rejang is a religious ceremonial dance held at Pura Merajan or sangga. Based on the choreography, this dance is not so related to the coral reef like any other dance.

2. Sanghyang Dedari


Sanghyang Dedari is one type of sacred Sanghyang dance. This dance is not shown in public because it has a mystical purpose.

3. Baris Upacara


Baris Upacara is a dance that generally have no play or story. Generally Line Dance Ceremony used or danced to God Yadnya. Dance Lines The ceremony as a supporter of Yadnya God's ceremony is a lot of its kind.

4. Topeng Sidakarya


This dance is usually danced at the end, symbolizing that the sacred dance has been completed.

5. Dramatari Gambuh


Generally Gambuh serves as Bebali Dance, which is a dance accompaniment ceremony at the temple. Dramatari Gambuh as the oldest classical dance in Balinese dance is a total form of theater that has elements of art, drama, music, dialogue, and song.

6. Dramatari Wayang Wong 


Dramatari Wayang Wong is the performing arts that do the masculine or the people. It is a manifestation of Balinese dance, a fusion of dance, drama and music.

7.Legong Keraton


Legong Keraton is a classical dance featuring an ancient story. This dance seems to be danced by three girls where a role as a Condong and the other two play a Legong role.

8. Joged Bumbung


oged is a kind of social dance accompanied by gamelan made of bamboo. Joged Bumbung is generally danced by female dancers with male audiences as a goat.

9. Barong Ket


Barong is the embodiment or prabhawa of Sanghyang Tri Murti. Performing Barong in general is a human face with different colors as a particular symbol, while Barong Ket more like animals.

Tarian Bali dijadikan warisan Dunia oleh UNESCO, tarian Bali memiliki unsur yang selalu melanjutkan sejarah yang diberikan nenek moyangnya dan tidak memiliki pertentangan, jika soal ketarikan mungkin tarian Bali memiliki keunikan yang berbeda, tarian Bali juga selalu menghormati atas kerja sama yang dimiliki oleh suatu komunitas. . Ada beberapa jenis tari yang masuk dalam UNESCO,hal ini juga mengharuskan pihak #UNESCO untuk melakukan siang di Windhouk. Dengan itu, pihaknya juga melakukan presentasi untuk mengambil gambaran dari tarian yang akan tercatat dalam UNESCO, presentasi tersebut memiliki durasi yang cukup lama yaitu empat menit. Gambaran itu diberikan pada pihak UNESCO. . Sumber regional.kompas.com indonesia360.net 20072017.4.1 . #indonesia360 #indonesia360net #bali #tariBali #jelajahPeristiwa #info #informasi#Bali #UNESCO #faktaindonesia #indonesia #tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow

A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Pie Susu: Delicious Little Cake from Bali


Not infrequently, once purchased can be boxed in number. Because so hunted,
looking for it was pretty difficult. Milk Pie, once the snack is named. The shape
round and flat. Like a pie with a crisp skin and in the middle is milk.

The dough of flour and milk is burned in the oven. Then packed in plastic unit. It feels legit in the middle and flavor plain flour on the edge. Overall the texture is so soft and melted on the tongue. Sweet taste also blends nicely, so it does not feel too sweet stomping.

There are many brands of Milk Pie that are circulating in Bali. But the most famous brand is "Pie Susu Asli Enaaak" which has existed since 1989. As the name implies, it feels really good. Kinda hard to get this brand of Milk Pie in the free stores.
Tak jarang, sekali beli bisa berkotak-kotak banyaknya. Karena begitu diburu, mencarinya pun lumayan sulit. Pie Susu, begitu camilan ini diberi nama. Bentuknya bulat dan pipih. Layaknya pie dengan kulit yang garing dan di tengahnya adalah susu. . Adonan tepung dan susu dibakar dalam oven. Lalu dikemas dalam plastik satuan. Rasanya legit di tengah dan rasa polos tepung di pinggir. Secara keseluruhan teksturnya begitu lembut dan lumer di lidah. Rasa manis juga berpadu apik, sehingga tidak terasa terlalu manis menghentak. . Ada banyak merek Pie Susu yang beredar di Bali. Tetapi merek yang paling terkenal adalah "Pie Susu Asli Enaaak" yang sudah ada sejak tahun 1989. Sesuai namanya, rasanya memang benar-benar enak. Agak susah mendapatkan Pie Susu merek ini di toko-toko bebas. . Sumber : travel.kompas.com indonesia360.net 11072017.2.2 . #indonesia360 #indonesia360net #jelajahkuliner #kulinerindonesia #kuliner #wisatakuliner #piesusu #delicius #Bali #indonesia #tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Padang Bunga Kasna: Edelweiss Garden in Bali


Padang Bunga Kasna is a plant that lives wild in the area of ​​Mount Agung and gradually many people who cultivate the flower. This flower is sold for praying purposes for the Hindus. This Flower Kasna grows fertile in the area of ​​Temukus Village, whose weather is perfect for the growth of this flower. Also in this area there is a refreshing view of the eye, we can see the hill, flower garden.

For those of you who are looking for interesting photo spots, you can try them in this area. You who want to go to this tourist attraction can come at harvest time, or two weeks before Hari Raya Galungan Hindus.

This tourist attraction is located in the Village Temukus, District Rendang, Karangasem, Bali. Since the access road to this tourist attraction is quite difficult, you can find a way to Pura Besakih and look for Temukus Village. From the city of Denpasar you only need about 2 hours to go to this sights. Access road in Temukus Village is small, because it can only be passed by one car only.

Padang Bunga Kasna ini adalah tumbuhan yang hidup liar di daerah Gunung Agung dan lambat laun banyak warga yang membudidayakan bunga itu, bunga ini dijual untuk keperluan persembahyangan bagi Umat Hindu.Bunga Kasna ini tumbuh dengan suburnya di kawasan Desa Temukus, yang cuacanya sangat cocok untuk pertumbuhan bunga ini.Selain itu di daerah ini terdapat pemandangan yang menyegarkan mata, kita dapat melihat bukit, kebun bunga. . Untuk kalian yang mencari spot foto menarik, kalian bisa mencobanyak di kawasan ini.Kalian yang ingin pergi ke wisata ini bisa datang pada saat musim panen tiba, atau dua minggu sebelum hari Raya Galungan Umat Hindu.Wisata ini berada di Desa Temukus, Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali.Akes jalan cukup sulit, kalian bisa mencari jalan menuju Pura Besakih dan mencari Desa Temukus.Dari Kota Denpasar kalian hanya memerlukan waktu sekitar 2 jam untuk ke wisata ini, untuk akses jalan di Desa Temukus terbilang kecil karena hanya bisa dilalui oleh satu mobil saja. . sumber : gunsgloriess.blogspot.co.id indonesia360.net 12082017.1.2 . #indonesia360 #indonesia360net #JelajahIndonesia #liburan #wisata #Karangasem #Bali #melali #unik #budaya #Indonesia #indonesiakeren #wonderfulindonesia #travel #wisata #wisatabali#tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Taman Ayun Temple: Temple With a Beautiful Pond Around


Taman Ayun Mengwi Temple, located on Jalan Ayodya, Mengwi Sub-district, Badung Regency, Bali. If you depart from the tourist area of Seminyak, you have to travel about 25 kilometers to Kerobokan road, with travel time about 1 hour 10 minutes, if there is no traffic jam.

Taman Ayun in Balinese language means beautiful garden. Tourist attractions Taman Ayun Mengwi has beautiful scenery. The charm of this temple comes from a pond that surrounds the temple complex located on an area of 4 hectares.

The temple complex consists of three parts, namely open space, main building, and buildings devoted to gods and goddesses. In the first section, used for a variety of religious activities and artistic stage, tourists can enjoy the beautiful arrangement of "Meru", the pagoda with a typical roof terrace temple building in Bali.

While in the second part, tourists will find a building called Bale Pelik decorated by carvings, reliefs, and statues of Dawa Nawa Sanga is very beautiful.
Pura Taman Ayun Mengwi, berlokasi di Jalan Ayodya, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Jika anda berangkat dari kawasan tempat wisata Seminyak, anda harus menempuh jarak sekitar 25 kilometer ke arah jalan Kerobokan, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 10 menit, jika tidak terjadi kemacetan lalu lintas jalan raya. . Taman Ayun dalam bahasa Bali, bermakna taman yang cantik. Tempat wisata Taman Ayun Mengwi memiliki pemandangan yang indah. Pesonanya berasal dari kolam yang mengelilingi kompleks bangunan pura, yang berada di atas lahan seluas 4 hektare. Kompleks pura terdiri dari tiga bagian, yaitu ruang terbuka, bangunan utama, dan bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi dewa dan dewi. Pada bagian pertama, digunakan untuk berbagai kegiatan religius dan panggung kesenian, wisatawan bisa menikmati indahnya susunan “meru”, yaitu pagoda dengan atap bertingkat-tingkat khas bangunan pura di Bali. . Sedangkan pada bagian kedua, wisatawan akan menjumpai bangunan bernama Bale Pelik yang dihiasi oleh seni ukir, relief, serta patung Dewa Nawa Sanga yang sangat indah. . sumber : www.rentalmobilbali.net indonesia360.net 21082017.9.5 . #indonesia360 #indonesia360net #JelajahPura #infopura #pura #puraterindah #beritapura #puraindonesia #mengwi #bali #tamanayun #puraTamanAyun #indonesia #tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Paluang Temple : The Uniqueness of Temple in Bali


Temple Paluang is Sad Kahyangan temple, this temple has pelinggih that shaped like car. Paluang is found in Hamlet Karangdawa, Village Bungamekar, Nusa Penida. Many people who estimate Ida Bhatara who has the title Ida Gede Ratu Sakti Hyang Mami beristana in this Paluang Pura which has a temple that often kerauhan and here is the formation shaped like a car.

In this temple often the occurrence of possesed, temple has existed since 300 years ago. In the
 temple here are also 2 statues are statues lanang and istri.Also has two temples of Segara Temple
 and Paluang temple.

This certainly makes its own uniqueness in this temple, every day many tourists who come to this temple to see the uniqueness of the temple and to pray. For those of you who want to visit this temple or want to do the prayers you can travel about 40 minutes by motorcycle from the Port of Nusa Penida, the road you are through is quite difficult and along the way you will find many bushes, cliffs and houses.


Pura Paluang merupakan Pura Sad Kahyangan, pura ini memiliki pelinggih yang berbentuk seperti mobil.Pura Paluang ini terdapat di Dusun Karangdawa,Desa Bungamekar,Nusa Penida. Banyak masyarakat yang memperkirakan Ida Bhatara yang memiliki gelar Ida Gede Ratu Sakti Hyang Mami beristana di Pura Paluang ini yang memiliki sebuah penyungsung pura yang sering kerauhan dan di sini lah dibentuknya pelinggih yang berbentuk seperti mobil. . Di Pura ini sering terjadinya kerauhan,Pelinggih mobil ini sudah ada sejak 300 tahun yang lalu. Di dalam pelinggih mobil itu juga terdapat 2 arca yaitu arca lanang dan istri.Pura ini juga memiliki dua pura yaitu Pura Segara dan Pura Paluang.Di Pura Paluang terdapat 2 palinggih yang berbentuk seperti mobil dan memiliki ukuran yang berbeda. Hal ini tentunya membuat keunikan sendiri pada pura ini,setiap harinya banyak wisatawan yang datang ke pura ini untuk melihat keunikan pura maupun untuk sembahyang. . Untuk kalian yang ingin berkunjung ke pura ini atau ingin melakukan persembahyang kalian bisa menempuh perjalan sekitar 40 menit dengan sepeda motor dari Pelabuhan Nusa Penida,jalan yang kalian lalui cukup sulit dan sepanjang jalan kalian akan banyak menemukan semak-semak, tebing dan rumah penduduk. sumber : www.klungkungkab.go.id indonesia360.net 20102017.11.1 #indonesia360net#JelajahPura#NusaPenida#Indonesia#wowfakta#sejarah#budaya#wisatakeren#indah#indonesiakeren#travel#wisata#wisata#puraunik#akulturasibudaya#toleransi#cintatanahair#pesonaindonesia #kabarindonesia#faktaunik#beritaterkini #trendingtopic #Gereja #vihara #pura #masjid#Medan
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Ubud Writers & Readers Festival 2017



The Ubud Writers & Readers Festival was first held in 2002 with a very simple concept, but has now grown into one of the world's most famous science and art events held in Bali - an annual pilgrimage for literary and conversational lovers.

By bringing together some of the world's most powerful voices in artists, writers, thinkers and artists, Ubud Writers & Readers Festival is a platform for meaningful exchange and cross-cultural dialogue. A place where artists and audiences can discuss shared inspirations, ideas and concerns, the Festival goes beyond cultural and geographic boundaries to create a truly global community.

The Ubud Writers & Readers Festival or UWRF held five days includes fun and exciting conversations, intimate literary lunches, live gripping performances, live workshops, art exhibitions, workshops, markets and more. An incredibly diverse mix of ideas and stories, UWRF is the place to discover new talents and be familiar and familiar with some of the world's leading voices.

Ubud Writers & Readers Festival 2017 akan diselenggarakan dari tanggal 25-29 Oktober 2017 di beberapa tempat di sekitar Ubud , dan program-program utama yang dipusatkan di Taman Baca , Jln. Raya Sanggingan Ubud , Bali. Event UWRF ini akan diisi dengan ratusan program menarik dan selama 5 hari berlangsungnya acara , diantaranya peluncuran buku, pertunjukkan musik, pameran seni, Special Event, dan masih banyak lagi. . Selain diisi dengan berbagai program menarik , UWRF akan kedatangan tokoh sastra ternama seperti Ian Rankim, Seno Gumira Ajidarma, Teater Boneka Papaermoon serta Eko Supriyanto. Ada juga para penulis tersohor yaitu penulis WildSwans Jung Chang, penulis buku The Dry Jane Harper, penyair terkemuka dan penulis naskah Simon Armitage, serta pengembara makanan seumur hidup Joanna Savill. Akan hadir pula salah satu penulis feminis pertama di Indonesia, ikon sastra Nh. Dini. Learn & Be Inspired! Info dan Kontak : https://goo.gl/Q6rE6j . sumber : jadwalevent.web.id indonesia360.net 07102017.3.4 . #indonesia360 #indonesia360net #infoEvent #Event #JelajahEvent #indonesia #fyi #info #follow4follow #uUbudWriters&ReadersFestival2017 #UWRF2017
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

New Tourism Object in Buleleng : Bukit Batu Kursi



Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali is one of the tourist attractions located in Pemuteran Village, Gerokgak District, Buleleng Regency, Bali, Indonesia. Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali is a bustling tourist spot with tourists on weekdays and holidays. This place is very beautiful and can give a different sensation to our daily activities.

Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali have charm of beauty and very interesting to visit. Buleleng not visit the Pura Batu Kursi Tourism Object in Pemuteran Buleleng Bali which has a beauty that is second to none. Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali is very suitable to fill your holiday activities, especially during long holidays such as national holidays, or other holidays. The beauty of Pura Batu Kursi Tour in Pemuteran Buleleng Bali is very good for all of you who are near or in the distance to visit the place of Pura Batu Kursi Tourism Object in Pemuteran Buleleng Bali in Buleleng city. 

Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali is a peak hill there is a temple in which there is a stone-shaped chair with a dimeter of about 20 meter. This hill is located right behind Pura Mutering Jagat or better known as Pura Pemuteran. To reach the top of the visitors must be willing to walk up hundreds of stairs along the 700 meters. Tourism Object Pura Batu Kursi is located in Pemuteran Village, Gerokgak District, Buleleng Regency, Bali, Indonesia. 


Bukit Batu Kursi,wisata ini sangat populer dikalangan traveller.Wisata Bukit Kursi ini merupakan objek wisata yang menyajikan pemandangan alam berupa perbukitan yang berada di daerah Pura Pemuteran, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokkgak, Buleleng.Jika dilihat di puncak Batu Kursi ini terdapat pura kecil yang sering dikunjungi umat Hindu untuk melakukan persembahyangan. . Wisata ini berada di ketinggian, kamu bisa melihat panorama biru Teluk Pemuaran yang sangat indah.Kamu juga bisa melihat perahu tradisional.Pada musim liburan wisata ini akan ramai wisatawan yang adatng tidak hanya dalam negeri ada pula turis yang datang ke tempat wisatawa.Turus yang adatng ke tempat ini biasanya menyusuri trekking.Musisi Bali juga pernah membuat sebuah video klip di tempat wisata ini yaitu Musisi Gus Teja. Untuk sampai ke puncak, pengunjung harus melalui anak tangga yang cukup banyak.Kamu juga tidak perlu kawatir untuk masalah fasilitas, karena fasilitas yang di sediakan oleh objek wisata ini cukup lengkap seperti parkiran yang luas, toilet, dan terdapat warung. . sumber : www.koranbuleleng.com indonesia360.net 25092017.1.3 . #indonesia360#indonesia360net #JelajahIndonesia#info#informasi#liburan#Bukitbatukursi#melali #anakhits #Indonesia#Indonesiatimur#seputarIndonesia#Indonesia#Nusantara#indonesiakeren #harustau#tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Taman Ayun Temple



Taman Ayun Temple tourist attraction is a temple of Mother (Paibon) for the family of Mengwi Kingdom, Bali. This temple is beautifully designed with beautiful gardens, surrounded by fish ponds so that when in this place as if in the middle of the lake.

Taman Ayun Temple was built in the 17th century (supposedly built in 1634) by the first king of the Kingdom of Mengwi Tjokerda Sakti Blambangan with architects from China. Initially this temple was founded because it pretended the place of worship of the people when it is available too far distance, to reach by Mengwi community.

Location Taman Ayun Temple is in the Village Mengwi Badung regency, Bali, approximately located 18 Kilometers north direction Kuta. The beauty of architecture and grandeur of this historical relics. Art aspect, unique, magical as well as elements of historical value make this temple visited by many travelers who are traveling tour, and become one of the attractions in Bali worth a visit.

This temple was destroyed by a great earthquake, when it happened in 1917. Major repairs were carried out in 1937, and in 1949 there were improvements to the great kori, gate, temple bentar, plus widespread wantilan. Bentar temple is also a tall monument reaching 16 meters in the inner courtyard of the temple was built according to Javanese architecture, while the small temple monument in the form of seats of 64 stones is a monument relics of megalithic ancestral age to commemorate the knights who died in the battlefield.

Pura Taman Ayun Mengwi, berlokasi di Jalan Ayodya, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Jika anda berangkat dari kawasan tempat wisata Seminyak, anda harus menempuh jarak sekitar 25 kilometer ke arah jalan Kerobokan, dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 10 menit, jika tidak terjadi kemacetan lalu lintas jalan raya. . Taman Ayun dalam bahasa Bali, bermakna taman yang cantik. Tempat wisata Taman Ayun Mengwi memiliki pemandangan yang indah. Pesonanya berasal dari kolam yang mengelilingi kompleks bangunan pura, yang berada di atas lahan seluas 4 hektare. Kompleks pura terdiri dari tiga bagian, yaitu ruang terbuka, bangunan utama, dan bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi dewa dan dewi. Pada bagian pertama, digunakan untuk berbagai kegiatan religius dan panggung kesenian, wisatawan bisa menikmati indahnya susunan “meru”, yaitu pagoda dengan atap bertingkat-tingkat khas bangunan pura di Bali. . Sedangkan pada bagian kedua, wisatawan akan menjumpai bangunan bernama Bale Pelik yang dihiasi oleh seni ukir, relief, serta patung Dewa Nawa Sanga yang sangat indah. . sumber : www.rentalmobilbali.net indonesia360.net 21082017.9.5 . #indonesia360 #indonesia360net #JelajahPura #infopura #pura #puraterindah #beritapura #puraindonesia #mengwi #bali #tamanayun #puraTamanAyun #indonesia #tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Rujak Bulung : Traditional Food in Bali



Rujak Bulung typical of culinary Bali until now this traditional food is still being served and become one of the many sought after tourists while doing a typical culinary tour of Bali. This type of seaweed made rujak is usually a type of green seaweed.

Then raw fresh seaweed mixed with fried soybean with grated young coconut and chili sauce with the level of spiciness according to our taste, then doused with sauce pindang ready to serve with strips of ketupat. The combination of spicy, savory, slightly sweet and of course fresh complete presented in a typical portion of Rujak Bulung Seaweed.

Or for those of you who want to make their own at home following this recipe to make rujak bulung.

Rujak Bulung Material:

300 grams of bulung buni or fresh seaweed
1 tablespoon vegetable soup pindang
Water to boil

Coconut Seasonings:

¼ grains of burned coconut (grated)
1 cm galangal (grated)
Mix these two ingredients, add the sauce pindang. Set aside

Seasoning Rujak Bulung: 2 pieces of red pepper and rawit (according to the desired level of spiciness)

How to make:

mix cayenne pepper according to taste, add a little shrimp paste, salt and kencur.
After finely add 5 tablespoons sauce pindang and mix well.
Put fresh seaweed into the dish, mixed with 1 tablespoon grated coconut.
Flush with sauce pindang earlier, and ready to enjoy

Rujak Bulung khas Bali hingga kini makanan tradisional ini masih terhidang dan menjadi salah satu santapan yang banyak dicari wisatawan saat melakukan wisata kuliner khas Bali. Jenis rumput laut yang dibuat rujak ini biasanya jenis rumput laut hijau. Lalu bahan baku rumput laut yang segar dicampur kedelai goreng dengan parutan kelapa muda dan sambal cabe rawit dengan tingkat kepedasan menurut selera kita, lalu disiram dengan kuah pindang yang siap dihidangkan dengan potongan ketupat. Kombinasi pedas, gurih, sedikit manis dan tentunya segar komplit tersaji dalam seporsi Rujak Bulung Rumput Laut yang khas. . sumber : ksmtour.com indonesia360.net 05082017.2.1 . #indonesia360 #indonesia360net #jelajahkuliner #kulinerindonesia #kuliner #wisatakuliner #rujakbulung #rumputlaut #khasBali #tradisonal #lezat #deliciusbali #kulinerbali #indonesia #jelajahkuliner #food #tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow #bali
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Tanah Lot Bali



Tanah Lot Temple in Bali or also called Luhur Temple Tanah Lot is a holy place of Hindu religion that has a natural beauty with a stunning Tanah Lot sunset Bali, Tanah Lot is one of the best places in Bali to see the sunset and the beauty of the sunset of Tanah Lot Bali is wrong One of the most beautiful in Bali.

Tanah Lot Bali is located on the shore of Tanah Lot and stands on a rock strong and strong coral sea, in the west there is also a temple called Batu Bolong Temple which also has a view that is not less beautiful.

Tanah Lot is derived from the word "Land" which means land and "Lot" (Lod) which means the sea, because it is located on the sea or on the beach as floating when the tidal water can mean Tanah Lot means a Land or Island located in the sea, Therefore people also call Tanah Lot.

Tanah Lot Temple is located in Beraban Village, Kediri District, Tabanan Regency, on the southern coast of Bali island approximately 25 kilometers from Denpasar City. Tanah Lot Temple is situated on a large rock coral overlooking the Indian Ocean. This place of worship is a Hindu temple built to worship God in His manifestations as the God of the Sea or the God of Baruna for the salvation and prosperity of the world and the balance between sea and earth.

To the north of Tanah Lot, another temple built on a cliff that jutted into the sea. This cliff connects the temple with the land and is shaped like a bridge (curved). This temple is called Karang Bolong Temple.

Berdasarkan sejarah Pura Tanah Lot Bali Indonesia berdasarkan legenda, dan dikisahkan pada abad ke -15. Pada saat Bhagawan Dang Hyang Nirartha melaksanakan penyebaran agama dari wilayah pulau Jawa ke Bali. . Pada saat berkuasanya Raja Dalem Waturenggong di Bali. Raja sangat menyambutnya dg baik, dengan kedatangan dari Dang Hyang Nirartha dalam melaksanakan penyebaran agama, sehingga penyebaran agama Hindu berhasil sampai ke pelosok – pelosok desa yang ada di pulau Bali. . Dalam sejarah Tanah Lot, dikisahkan Dang Hyang Nirartha bahwa dia melihat sinar suci dari arah laut selatan Bali, maka Dang Hyang Nirartha mencari lokasi dari sinar tersebut dan sampailah beliau di sebuah pantai di desa yang bernama desa Beraban Tabanan. . Sumber id.wikipedia.org indonesia360.net 20072017.9.4 . #indonesia360 #indonesia360net #jelajahPura #Pura #tanahlot #tabanan #beraban #bali #infobali #infotabanan #tempatibadah #hindu #puraunik #Indonesia #wonderfulindonesia #tempatwisata #wisatabali #wowfakta #fakta
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Tipat Blayag From Buleleng Bali



Are you a typical Balinese culinary lover? Or curious about the culinary Bali that is hits? You need to try Blayag. In contrast to the tipat in general, Tipat Blayag has a unique taste. The mixture of sauce is similar to curry, ketupat, egg, toge, hot sauce and fried soy beans. You will not be able to get through a mixture of savory, spicy, and sweet taste in one culinary that is mushrooming in various areas in Bali.

Tipat Blayag comes from the District of Buleleng precisely Pengelatan Village. Typical already known in Buleleng is then widely circulated in areas outside Buleleng. Even breakfast with Tipat Blayag can be your favorite menu. Usually Typhoon Blayag sold Rp 7,000 to Rp 10,000

How to make Tipat Blayag?
Here's the recipe:
1. First prepare the rice to make ketupat. Boil approximately 5 hours
2. While waiting for the stewed boiled, you can cut the chicken meat in a way disisit.
3. Prepare dried fried soy beans.
4. To make spices soup delicious, preferably raw materials burned with embers before mashed.
5. For vegetables, you can use young cassava cut into small pieces and then dicamput with spices complete.
6. Finally, do not forget to serve with extra chilli for more delicious.

Sumber : balikami.com/tipat-blayag-kuliner-hits-dari-buleleng-bali
Di desa ini, resep Tipat Blayag yang kini terkenal di seluruh Buleleng dan bahkan ke luar daerah itu tetap dijaga kelestariannya. Blayag adalah ketupat alias lontong yang dibungkus dengan janur. . Dipakainya janur sebagai pembungkusnya karena memang kondisi geografi Bali Utara yang agak kering dan berpantai menyebabkan pohon kelapa mendominasi. Blayag rasanya sangat khas serta tidak terlalu lembek. Blayag Kuah adalah salah satu olahan Blayag yang paling banyak digemari sehingga menyebar ke seluruh Bali. . Blayag disajikan dengan telor, ayam suir, toge/ lawar, sambal, kemudian disiram dengan kuah bersantan mirip kuah kare dan ditaburi dengan kedele goreng. Rasanya benar-benar bervariasi mulai dari gurih, sedikit manis, dan pedas. . Sumber : ksmtour.com indonesia360.net 17072017.2.1 . #indonesia360 #indonesia360net #bali #buleleng #jelajahkuliner #kulinerindonesia #kuliner #wisatakuliner #blayag #khasbali #tradisonal #lezat #delicius #indonesia #tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow #kulinerBali #balifood
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Kelingking beach



nusapenida is the key to arriving at one of the secret points in Bali. If you think Bali is just about Kuta, Tanah Lot and other mainstream destinations, then you are wrong.Try to dig deeper into Bali, and discover this unusual experience on the Island of the Gods. There is one point in Bali that you should include in a priority destination when visiting here. Yes, Pantai Kelingking is his name. This beach has such a remarkable point of view that surely you will be amazed

Cliff shaped Tyrannosaurus Rex is the secret point. You have to be careful while on the cliff, because there is no security grip and grass growing on the ground will only lead you out and jump from above. For that you must be careful as well when walking along the edge. In addition to the secret point of view, Kelingking beach still has a hidden beauty. The sand of the beach seemed untouched by humans, the ocean water was amazing with its extraordinary clarity and the shimmering blue color of gems. You have to cross to Nusa Penida Island by speedboat from Bali to be able to reach Kelingking beach and its secret point of view. Being to explore the island deeper, you can rent a motorcycle for one day from local residents.


#nusapenida adalah kunci untuk tiba di salah satu titik rahasia di Bali. Bila Anda berpikir #Bali hanya seputar Kuta, Tanah Lot dan tujuan mainstream lainnya, maka Anda salah besar. . Cobalah menyibak Bali lebih dalam lagi, dan temukan pengalaman yang tidak biasa di Pulau Dewata ini. Ada satu titik di Bali yang patut Anda masukkan dalam destinasi prioritas ketika berkunjung ke sini. . Ya, Pantai Kelingking namanya. Pantai ini punya titik pandang yang begitu luar biasa yang pasti membuat Anda takjub bukan kepalang . Tebing yang berbentuk Tyrannosaurus Rex lah titik rahasia itu. Anda harus berhati-hati selama berada di tebing, karena tidak ada pegangan pengaman dan rerumputan yang tumbuh di tanahnya hanya akan menuntun Anda keluar dan terjun dari atas. Untuk itulah Anda harus berhati-hati juga ketika berjalan disepanjang tepinya. . Selain titik pandang rahasia, pantai Kelingking masih mempunyai keindahan yang tersembunyi. Pasir pantainya tampak tidak tersentuh oleh manusia, air lautnya tampak mengagumkan dengan kejernihannya yang luar biasa dan warna birunya yang berkilauan seperti permata. . Anda harus menyebrang ke Pulau Nusa Penida menggunakan kapal cepat dari Bali untuk bisa menjamah pantai Kelingking dan titik pandang rahasianya. Sedang untuk menjelajah pulau ini lebih dalam lagi, Anda bisa menyewa sepeda motor selama satu hari dari warga setempat. . Sumber : lifestyle.okezone.com indonesia360.net : 27052017.1.2 . #indonesia #indonesia360net #indonesia360 #jelajahIndonesia #wisataIndonesia #pariwisataIndonesia #jalanjalan #wisataHits
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

Atuh Beach Nusa Penida



The charm of the beach in Bali is endless, one of the beautiful hidden beaches in Bali is Atuh Beach. Atuh Beach has a stretch of white sand and located on the island of Nusa Penida. To reach Atuh Beach, you have to pass the sea route to the island of penida nusa. Located in a beautiful bay in Nusa Penida, activities you can do besides swimming and diving are enjoying many spot photos around the beach atuh.


Atuh Beach has a hilly geological condition and coral hills is very good for spot photographs because the view that looks from the top of this cliff looks like you are in Raja Ampat Papua. To reach Atuh Beach, you can use the direction of Banjar Palilit and continue by road as far as 2 kilometers, or you can through Banjar Kelodan from Buyuk and proceed with walking distance about 5 kilometers.

'Ngayah' activity in Bali


If you live in Bali, of course you know that many ceremonies are performed. The term ngayah has the meaning of helping in community activities or relogi. Ngayah is often associated with religious-based activities in temples. Ngayah activities can last for even weeks. In the life of the Balinese, ngayah includes work.

Source : http://www.balimusicanddance.com/articles/what-is-the-difference-between-'ngayah'-and-'ngo'opin'.html