Showing posts with label BULELENG. Show all posts
Showing posts with label BULELENG. Show all posts

Brahmavihara-Arama: The Largest Monastery in Bali


Brahmavihara-Arama was founded around 1969 and completed in 1970.
This monastery was built on an area of ​​approximately one hectare and is being expanded for the construction of Borobudur temple in the form of a mini in the south of the monastery. Vihara which is the largest monastery in Bali is outline consists of 5 complexes namely Uposatha Gara, Dharmasala, Stupa, Tree Bodi, Kuti.

In addition, in this vihara complex there are also some Buddha statues that adorn every corner of the garden or room. Among them are two very interesting Buddha statues of Parinirwana statue and Buddha statue as Buddha. Both statues are made of bronze which is coated with gold and is a donation from Thailand and Sri Lanka around 1977.

Brahmavihara-Arama is located in Banjar Tegeha village which belongs to Banjar sub-district, Buleleng district and is about 22 km west of Singaraja or 11 km from Lovina tourist area. From the capital of Denpasar to this monastery takes approximately two hours or about 100 km, through the Denpasar-Bedugul-Singaraja highway.
Brahmavihara-Arama mulai didirikan sekitar tahun 1969 dan selesai tahun 1970. Vihara ini dibangun di atas tanah seluas lebih kurang satu hektar dan sedang diadakan perluasan untuk pembangunan candi Borobudur dalam bentuk mini di sebelah selatan vihara. Vihara ini secara garis besar terdiri dari 5 komplek yaitu Uposatha Gara, Dharmasala, Stupa, Pohon Bodi, Kuti. . Selain itu, di komplek vihara ini terdapat juga beberapa patung Buddha yang menghiasi setiap sudut taman ataupun ruangan. Di antaranya terdapat dua buah patung Buddha yang sangat menarik yaitu patung Parinirwana dan patung Buddha sebagai Buddha. Kedua patung tersebut terbuat dari perunggu yang dilapisi emas dan merupakan sumbangan dari Thailand dan Sri Lanka sekitar tahun 1977. . Sumber : wisatabali.info indonesia360.net 19062017.11.6 #indonesia360 #indonesia360net #infovihara #jelajahVihara #vihara #viharaterunik #viharaterindah #beritavihara #viharaindonesia #pekanbaru #viharapamekasan #indonesia #tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

New Tourism Object in Buleleng : Bukit Batu Kursi



Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali is one of the tourist attractions located in Pemuteran Village, Gerokgak District, Buleleng Regency, Bali, Indonesia. Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali is a bustling tourist spot with tourists on weekdays and holidays. This place is very beautiful and can give a different sensation to our daily activities.

Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali have charm of beauty and very interesting to visit. Buleleng not visit the Pura Batu Kursi Tourism Object in Pemuteran Buleleng Bali which has a beauty that is second to none. Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali is very suitable to fill your holiday activities, especially during long holidays such as national holidays, or other holidays. The beauty of Pura Batu Kursi Tour in Pemuteran Buleleng Bali is very good for all of you who are near or in the distance to visit the place of Pura Batu Kursi Tourism Object in Pemuteran Buleleng Bali in Buleleng city. 

Tourism Object Pura Batu Kursi in Pemuteran Buleleng Bali is a peak hill there is a temple in which there is a stone-shaped chair with a dimeter of about 20 meter. This hill is located right behind Pura Mutering Jagat or better known as Pura Pemuteran. To reach the top of the visitors must be willing to walk up hundreds of stairs along the 700 meters. Tourism Object Pura Batu Kursi is located in Pemuteran Village, Gerokgak District, Buleleng Regency, Bali, Indonesia. 


Bukit Batu Kursi,wisata ini sangat populer dikalangan traveller.Wisata Bukit Kursi ini merupakan objek wisata yang menyajikan pemandangan alam berupa perbukitan yang berada di daerah Pura Pemuteran, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokkgak, Buleleng.Jika dilihat di puncak Batu Kursi ini terdapat pura kecil yang sering dikunjungi umat Hindu untuk melakukan persembahyangan. . Wisata ini berada di ketinggian, kamu bisa melihat panorama biru Teluk Pemuaran yang sangat indah.Kamu juga bisa melihat perahu tradisional.Pada musim liburan wisata ini akan ramai wisatawan yang adatng tidak hanya dalam negeri ada pula turis yang datang ke tempat wisatawa.Turus yang adatng ke tempat ini biasanya menyusuri trekking.Musisi Bali juga pernah membuat sebuah video klip di tempat wisata ini yaitu Musisi Gus Teja. Untuk sampai ke puncak, pengunjung harus melalui anak tangga yang cukup banyak.Kamu juga tidak perlu kawatir untuk masalah fasilitas, karena fasilitas yang di sediakan oleh objek wisata ini cukup lengkap seperti parkiran yang luas, toilet, dan terdapat warung. . sumber : www.koranbuleleng.com indonesia360.net 25092017.1.3 . #indonesia360#indonesia360net #JelajahIndonesia#info#informasi#liburan#Bukitbatukursi#melali #anakhits #Indonesia#Indonesiatimur#seputarIndonesia#Indonesia#Nusantara#indonesiakeren #harustau#tahukahanda #fyi #tahukahkamu #info #follow4follow
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on

The Multi-Level Waterfall ( Air Terjun Bertingkat Gitgit )





As the name implies, the Multi-Level Waterfall consists of several water levels following the rocky terraces. There are at least 3 relatively high levels. Each of these levels has a fall of water forming a pool at its base. With very clean and clear water. The height of each level varies, but overall it becomes a fairly high waterfall.


This condition allows visitors to play in the water fall freely, even climbing to the upper terrace. The existence of this Multi-Level Waterfall under Campuhan Waterfall and located not far around 500 m only. Walking down a descending path will reach the location of this waterfall.


Compared to the other two waterfalls (Campuhan and Gitgit) Waterfall The fewest terraced visitors. This is because the existence of the parking lot is not on the roadside, Moreover signpost signposts are located on the roadside is very small so often invisible. Also the existence of the parking lot away from the road so that to get to the location must walk through the path to the location of the waterfall is located.


Below the waterfall is a bridge that runs from the flow of the river that flows.


Source : sites.google.com/site/wisataairterjun/bali/air-terjun-bertingkat---buleleng


Air terjun ini memang unik dan lebih istimewa jika dibandingkan dengan air terjun lainnya yang pernah anda temui karena masing-masing tingkatan memiliki dataran yang berbentuk kolam, kolam ini merupakan hasil abrasi dari jatuhan air terjun tersebut. Ketinggiannya pun berbeda untuk masing-masing tingkatan, namun terbilang cukup tinggi. Setidaknya ada 3 tingkatan utama pada Air Terjun ini dengan ketinggian yang relatif tinggi. Selain itu terdapat pula beberapa tingkatan lainnya yang lebih rendah sehingga memungkinkan para wisatawan untuk bermain di tempat jatuhnya air. Kita juga bisa mendaki ke atas jika memiliki keahlian dalam memanjat dan mencapai teras yang lebih atas dan lebih tinggi lagi untuk melihat jatuhan air yang lebih tinggi lagi. Untuk bisa sampai ke air terjun ini pun terbilang tidak sulit, kita hanya perlu menempuh jarak 500 meter saja. Bahkan dengan berjalan kaki pun kita bisa sampai, hanya dengan menyusuri jalan setapak dengan medan yang menurun. Lokasinya bertepatan dibawah air terjun Campuhan. Namun air terjun Bertingkat ini pengunjungnya memang tidak sebanyak di Air Terjun Campuhan. Jika anda berangkat dari Denpasar, setidaknya membutuhkan waktu sekitar 1,5-2 jam perjalanan jika anda menggunakan kendaraan bermotor. Location : Air Terjung Bertingkat Gitgit Singaraja Bali cc : @infosingaraja @pemerintah_provinsi_bali @explorebali #indonesia360 #indonesia360net #airterjun #airterjunbertingkat #gitgit #singaraja #bali #explorebali #wisatabali #aboutbali #instagood Picture : @kmg_suryana
A post shared by indonesia360.net (@indonesia360net) on